Latest Posts
Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan

Candi penataran mata hati wisatawan (Baper edisi ke-4)



Assalamu alaikum Wr Wb
Jumpa lagi dengan kami para jilbab traveller yang berasal dari desa kecil di kota Blitar, Dwi dan Iis. Kali ini masih dalam edisi baper Park Bo Gum kami akan menunjukan candi yang sering banget dikunjungi oleh wisatawan lokal bahkan warga negara asing. Bisa dibilang tak lengkap bila berkunjung ke blitar jika tidak mengunjungi candi penataran. Kenapa candi penataran bisa dibilang sangat istimewa?



Nah candi penataran ini adalah candi terbesar di jawa timur sehingga candi ini masuk pula dalam brosur ataupun website wisata Indonesia. Hal ini pernah ditanyain sama mbak dwi waktu ada bule yang gak sengaja ketemu di penataran beberapa tahun yang lalu. Mbak dwi sampe ternganga liat ada bule nyasar di Penataran, Blitar kan kota kecil ditambah banyak loh yang gak tahu kota ini ada di propinsi mana, pastinya heran banget kalau ada bule nyasar ke Blitar. Si bulenya curhat kalau dia tahu penataran itu dari brosure tourism Indonesia. Dari situlah kita tahu bahwa candi Penataran ini populer alias terkenal bingits.



Setelah di telususri lebih dalam ternyata candi penataran bakalan rame didatangi wisatawan asing pada bulan Agustus (info disediakan oleh pedagang sekitar). Bagi kalian yang mungkin ada tugas mewawancarai warga asing bisa berkunjung ke candi ini pada bulan tersebut. Ada juga sih bule-bule yang dateng di bulan lainnya tapi cuman beberapa saja.



Candi penataran milik kota blitar memang jelas berbeda dengan candi lainnya. Tahu kenapa!?! Penataran memiliki komplek candi yang luas dan sangat terawat. Luasnya mencapai
12.946 meter persegi berjajar membujur dari barat laut ke timur dan tenggara. 



Di dekat candi juga ada kolam ikan yang gak biasa yang mana airnya bening banget saking jernihnya kalian tidak bisa membedakan mana air mana kaca. Air pada kolam ini juga abadi yang artinya tidak pernah kering meskipun kemarau datang.  Di sekeliling candi juga tersedia tempat duduk bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil melihat kemegahan candi penataran.




Pada bulan tertentu juga diadakan event-event  di area candi yang salah satunya adalah purnama seruling. Pada event tersebut disekeliling candi akan diberi lilin-lilin pada malam hari yang membuat pemandangan candi luar biasa indahnya. Sayang banget event kayak gitu belum pernah kita datangin karena diadakan pada malam hari cin T.T



Selain itu jajanan yang dijual para pedagag juga murah banget contohnya keripik ubi rambat atau keripik bayam harganya cuma sewu alias seribu rupiah bang. Eits meski harganya seribu rasanya gak murahan ya dan isinya lumayan banyak.



Kalau mau ke Penataran kalian gak bisa naik bis ataupun angkot. Letak penataran ini di  Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten BlitarJawa Timur, so kalau mau kesini naik ojek atau bawa transportasi pribadi aja. Kalau naik becak kasian becaknya eh maksudnya abang becaknya bisa tua mendadak abis jauh.



Rute paling gampang untuk ke candi penataran adalah dari Makam Bung Karno ke Utara lurus aja terus gak usah belok-belok. Terus sampai masuk Nglegok nanti ada arah-arahnya di kiri jalan jika kalian udah ketemu pertigaan yang kalau belok kiri ke penataran. Dari pertigaan itu udah deket kok mungkin sekitar kurang dari 2 km.




Segitu aje ya dari kita dan happy travelling, salam gadis desa
Wassalamu alaikum Wr Wb.

Musium Penataran Dimana? Edisi Baper 3

Assalamu’ alaikum Wr Wb.
Salam gadis desa



Mengingat masih edisi baper Park Bo Gum kini saatnya menjelajahi musium yang ada di Blitar salah satunya adalah Musium Penataran. Udah tahukan penataran?itu tuh candi terbesar di Jawa Timur yang kalau setiap bulan selalu aja ada turis mancanegara yang rama-ramai mengagumi keindahannya. Sayangnya kali ini kita gak bahas candinya tetapi Musium Penataran.



Musium penataran sendiri terletak di JL. Penataran, No. 11 Desa Penatarab, Kec. Nglegok, Kab. Blitar alias disebelah kolam renang penataran jadi kayak semacam tetanggaan gitu.



Musium ini buka dari jam 07.30 hingga 16.00 tetapi kalau hari sabtu cuman buka sampai jam 14.30. Layaknya musium pada umumnya Musium Penataran menyajikan situs purbakala seperti stupa, patung-patung bekas candi dan beberapa artefak lainnya. Musiumnya cukup kecil sih dengan halaman yang luas dan bersih jadi buat kita berdua keinget SD kita jaman dulu.




Sayangnya waktu kita kesini lagi tutup!?! apes biut dah yang endingnya membuat kami cuman asyik keliling panggung pertunjukkan terbuka disebelah musium. Memasuki pintu masuk sebelum ke musium dan stadium pertunjukkan ada pendopo dengan diorama yang berantakkan. Padahal pendoponya bagus kalau dari luar eh waktu masuk kedalam ternyata oh ternyata berantankan bingit. Sayangkan kalau tidak terawat gini!! siapa yang rugi atuh? Hayo siapa?.




Musium Penataran memang gak banyak yang tahu sih alias kurang famous dari kolam renang dan Candi Penatarannya padahal bagus juga sih halamannya musium tuh. Udah luas ditambah kanan kiri banyak pohon kan enak buat nongkrong-nongkrong gitu.



Yah karena kita ini orangnya udah asik ya meski ke tempat gak asik ya bisa dibuat asik-asik aja sih. Kita foto sana-sini sempet kepikiran juga kalau mau piknik di bawah pohon di halamannya musium yang saying banget kalau gak dimanfaatin.






Berhubung musiumnya tutup jadi review tempatnya segini aja, nanti diteruskan lagi ye review tempat wisata di Blitar dalam episode selanjutnya. Salam nusa bangsa, Salam gadis desa

INI BUKAN TRISULA


Wah lama gak nulis blog ya , sorry dory strawberry kita baru aja ilang di salah satu objek wisata yang mau kita kunjungi namun untungnya kita bisa balik dan nulis blog lagi. Obyek wisata ini harusnya udah dipost sejak dahulu kala namun ya itu tadi kita masih trauma jadi lupa untuk ngeblok. Salam dulu kali ya!!.


 Assalamu alaikum Wr. Wb
Dipagi yang ceria didampingi si gadis desa dan tidak lupa paijo motor kesayangan buat traveling, setelah  berkunjung ke air terjun kedung malang seusai koceh alias main air mampirlah kita ke monument Trisula. Ini bukan trisula dewa  Siwa tapi trisula milik blitar yakni salah satu tempat wisata yang dimiliki blitar tepatnya wisata sejarah berupa monumen.
Oke kita jelasin dulu asal usul monumen ini dulu ya tapi maaf  kita  comot  dari id.wikipedia.org 
Monumen Tugu Trisula dibentuk dan diresmikan pada tanggal 18 Desember 1972 oleh Deputy Kasad Bapak Letjen TNI Mochamad Jasin di daerah Blitar, Jawa Timur tepatnya di Desa Bakung KecamatanBakung Kabupaten Blitar Selatan.Di bangun  untuk memperingati dan mengenang tragedi pemberantasan PKI didaerah Blitar .
Pada tahun 1968 adalah sejarah yang sangat heroik Blitar tepatnya di Desa Bakung terjadi aksi penumpasan sisa-sisa gerombolan PKI yang melarikan diri ke daerah Blitar selatan. Pasukan Brigif linud yang dipimpin oleh Kolonel Inf Witarmin bersama sama rakyat Blitar yang masih setia terhadap Pancasila saling bahu membahu dan bekerjasama untuk menumpas aksi pemberontakan PKI di Blitar Selatan”.



Jaraknya dari pusat kota blitar ya lumayan jauh lah sekitar 40 km dari kota Blitar kalau dari rumah kita ya masi tambah jauh lagi. Bangunannya hanya terdiri dari sebuah rumah dengan atap rendah dan bangunan yang menyerupai rangka kapal laut dengan patung tentara dipuncak bangunan. Dari atas kalian akan melihat pemandangan desa Bakung tempat monument ini dibangun.
Pepohonan yang menjulang seperti pohon kelapa yang melambai-lambai ingin diminum degannya hahahahha serta pemandangan rumah penduduk dan aktivitas penghuninya. Tinggi bangunan ini gak tahu mungkin 5 meter mungkin ya.
Tiket masuk tentu saja gratis gak ada yang jaga waktu kami kesana tempat parkir aja gak bayar mana luas banget. Halamannya sih bersih monumennya banyak coretan tak bertanggung jawab dari pengunjung yang dulu pernah kesini. Ya ampun kayaknya mereka duu gak bisa bedain antara buku sama tembok.




Kami cuman sebentar sih disana karena udah siang belum sholat juga padahal dekat situ ada mushola alasan aja ya hihihi capeklah kita main-main di air terjun. Harusnya waktu ke trisula bawa bekal piknik enak ni gelar tikar di bawah pohon seri deketnya monument, serasa musim bunga seri hihihihi.
 Kalian yang mau kesini bawalah kendaraan sendiri atau sewa aja kendaraan karena tidak ada angkot atau bis. Umumnya daerah Blitar yang bagus  seperti ini alias daerah pegunungan tidak ada transportasi umum.


Well itu tadi petualangan kita ke monumen bersejarah trisula sebagai warga Indonesia yang baik dan berbudi patutnya kita menjaga apa yang telah diwariskan kepada kita. Bagimu mungkin bukan apa-apa tapi bagi orang lain itu hal yang berharga dan perlu diketahui anak cucu kita.
Jangan berhenti berpetualang karena hidup Cuma sekali, salam petualangan salam gadis desa

Wassalamu alaikum Wr.Wb

Mlaku-Mlaku Ing Makam Bung Karno




Pada hari minggu kuturut gadis desa ke makam

Kududuk dimuka sambil nyetir motor ke makam bung karno
Si iis gak mau nyetir, aku jadi sengsara
Tapi demi blog ndeso traveller aku terus berjuang
Greg..greng..Ganbatte kudasai…biarin kagak nyambung dah




  

 ___________________________________________________



Begitu kiranya kalau kita lagi liburan ke makam bung karno, kita mah orang blitar asli jadi sering banget ke Makam Bung Karno ini. Eh jadi lupa salam, Assalamu’alaikum Wr Wb kawan-kawan yang ada didalam negeri maupun mancanegara. Kalau diliat dari namanya yakni  Makam Bung Karno jangan ngira isinya cuman  makam aja mbk bro pak bro, isinya ya lumayan menarik misalnya terdapat galeri disisi timur dan disisi barat serta utara terdapat perpustakaan yang memuat lebih dari 8000 buku bervariasi. Tapi banyak perubahan yang terjadi selama ini mulai dari adanya buku raksasa yang bertuliskan ploklamasi dideket parkiran sisi timur pintu masuk perpustakaan bung karno, dulunya gak ada tapi kayaknya mulai 2 tahun atau lebih lama dari itu baru ditaruh itu buku. Kalau kesini hindarilah hari libur kawan karena ramai biut tambahan kalau liburan sekolah kayak liat lautan manusia lagi berkerumun di makam ini.

Ayo kita ajak kalian masuk ke makam bung karno yang mana kalau diliat dari udara bentuknya kayak struktur candi penataran. Semula memang hanya makam bung karno saja yang didirikan disini namun mulai dibangun perpustakaan sejak tahun 2004. Kalau mau kesini letaknya deket kok cuman 3 km dari sebelah utara pusat kota. Kalau naik kereta api dari stasiun blitar lalu naik becak atau kalau gak delman, kalau situ-situ nyari angkot kagak ada yang lewat sini. Tiket masuk gak usah dipikirin! tenang bae gratis..gratis tis tis..gratis memang kata yang sangat menyenangkan bagi kami berdua wkwkwk.
Kalau udah nyampe area makam jangan langsung ke makam deh mampir dulu ke galerinya dan bisa foto-foto disana jamanku SMP belum boleh foto diarea ini tapi sekarang saget mawon. Banyak lukisan disini spesial pakai telurnya yakni banyak lukisan gambar bung karno beserta keluarga tapi ada juga koper beliau dan baju beliau. Yang paling istimewa ada perangko emas didalam galeri, andai gak banyak orang diembat juga nih perangko lumayan buat beli es pleret. Di galerinya jangan lupa buat buktiin lukisan bung karno yang bisa berdegup sendiri, maksudnya ada lukisan bung karno yang di bagian dada beliau terlihat bergerak sendiri padahal gak ada hujan bahkan badai disana.
Keluar galeri ketemu dah ma bung karno versi patungnya yang dengan tenang lagi duduk memandang kea rah selatan, kalau diliat lebih teliti bagian sepatunya agak berbeda ya. Itu terjadi karena banyak orang menyentuh bagian kaki yang terselimut sepatu coklat. Ada mitos yang mengatakan kalau kita dapat menyentuh kaki patung itu maka keinginan kita akan terkabul. Bener enggaknya ya kepercayaan sendiri-sendiri ya. Sebelah barat terdapat perpustakaan yang cukup luas berdinding kaca berlantai dua. Kalau mau masuk kudu titipin tas dulu, tempatnya cozy bisa buat belajar, wifi-an, seminar dan foto-foto kalau berani malu karena kaca men.
Di area sekitar makam banyak juga yang jualan mainan dan es potong si es jadul itu tapi kalau aku sih lebih pengen mainan lele-nya sayang malu sama umur. Ada juga perpustakaan buat anak-anak dibelakang galeri bung karno yang disampingnya ada kolam yang cukup lumayan panjang sama empangku dibelakang rumah aja kalah.  Di dalam perpustakaan anak ini terdapat banyak bacaan anak-anak dan tempatnya lumayan sepi kalah sama perpustakaan yang bertingkat, mungkin karena isinya anak-anak tapi kadang aku juga banyak baca di perpustakaan itu karena bacaannya gak berat heheheh

Di samping kolam terdapat dinding berhiaskan relief ploklamasi serta relief pada saat perjuangan dulu sedangkan disamping galeri dan perpustakaan ada gong perdamaian yang telah berubah dari masa ke masa. Yang kami foto ini model paling updatenya karena baru direnovasi tahun kemaren 2014. Jalan sedikit sudah ketemu panggung pertunjukan bertingkat gitu, kalau beruntung bisa liat drama disini.
The last spot is makam bung karno, ketika memasuki pelataran makam kita akan diperliatkan pendopo dan masjidnya yang berdiri di sisi kanan serta kiri makam. Ada batu besar yang berdiri di dekat makam kedua orang tua bung karno dan banyak banget peziarah yang dating dan mendoakan beliau. Alhamdulillah masih banyak yang ingat sama pahlawan yang membuat Indonesia merdeka dan dikenal dunia ini. Mlaku-mlaku (red: jalan-jalan) kesini bukan hanya sekedar vacation aja tapi belajar untuk mengingat perjuangan bapak presiden pertama yang sangat dikenal fenomenal oleh bangsa lain maupun masyarakat Indonesia sendiri
.
Terima kasih Ir.Soekarno meski engkau telah tiada namun engkau selalu membawa berkah bagi kami  warga Blitar sehingga sampai sekarang engkau tetap terkenang bukan hanya sebagai sejarah tapi inspirasi bagi kami yang muda. Semoga tanah Blitar menjadi dikenal bukan hanya karena dirimu tapi juga karena putra putrinya yang membanggakan bangsa

Salam gadis desa, Wassalamu’alaikum Wr.Wb


Musium angkut bukan hanya musium biasa


Assalamu’alaikum Wr Wb ndetraveller!!Cuaca buruk bukan berarti hari ini akan menjadi hari yang buruk. Hari ini Sabtu, 6 Desember 2014 dengan berbekal semangat dan doa tentunya kami berangkat dari Blitar menuju kota Apel. Yaap !!tepatnya kota Batu yang letaknya tidak jauh dari Malang. Oh ya kami yang kumaksud disini adalah aku si gadis desa Iis dan kakak kelasku waktu masih berseragam putih abu-abu yakni mbak dwi. Kita dipertemukan oleh ekstrakulikuler lima tahun yang lalu bernama jurnalistik. Well kembali ke jaman sekarang aja!!
Kami naik motor dari Blitar ke Malang yang jaraknya kurang lebih 80 km hingga panas nih jok motor karena diduduki kurang lebih 2 jam lamanya non stop. Aku tentu saja sebagai penumpang setia yang duduk dibelakng karena ujian SIM yang always lose tapi aku terima kenyataan bahwa belum dilulusin ya anggap aja belum rejeki anak sholeh.


Setelah mengendarai 2 jam lamanya sampailah diriku dan dirinya alias mbak Dwik ke tempat menginap kami yakni tempat kos mbak dwi ketika masih sekolah di Universitas Muhammadiyah Malang. Sambil melepas lelah yang hanya beberapa jam saja tanpa disangka hujan pun jatuh tanpa diatur jatuhnya. Kalau hanya hujan saja tak akan pernah menghentikan semangat mbak dwik buat narsis di museum angkut so setelah hujan agak reda aku dan mbak dwi serta  temen-temennya mbak dwi yakni mbak septi, emi dan mbk luluk yang udah stand by di lokasi berangkat menuju museum angkut. Mbk dwi juga baru tahu bahwa museum angkut bukanya jam 12 siang sedangkan kami baru nyampe malang jam 10 pagi jadi cuman 2 jam kami istirahat dan akhirnya berangkat ke museum angkut. Buset emang kalau lagi ngebet jalan lelah pun tak membuat nyerah ndetraveller. Sesampainya di hall nya museum angkut, antrian ular pun menyerang, weleh-weleh ramainya!! mungkin karena hari sabtu ya.

Tiket masuk waktu weekend seharga 75 ribu per orang ingat per orang tapi kalau gak pas weekend cuman 50 ribu jadi lebih enak kesana kalau bukan pas weekend. Kami ke museum angkot memang naik motor tapi bisa kok kalau naik angkutan umum caranya adalah jika kalian dari stasiun kota baru naiklah angkot yang jurusannya ke terminal landungsari biasanya tulisannya ADL, LG,GL pokoknya tulisannya ada L nya (bukan L yang ada di deathnote lo ya) jauh dekat ongkos angkut cuman 4ribu rupiah. Nah dari terminal Landungsari naik angkot lagi yang warnanya putih atau pink turun di terminal batu dan naik angkot orange baru turun depan museum angkot oke.

Ketika ndetraveller masuk ke museum angkot kalian akan memasuki kumpulan mobil antik mulai dari mobil balap, mobil mercedes antic, mobil unyil hingga helikopter ampe sepeda motor antik. Saranku jangan habisin foto disini aja jelajahi juga lantai dua yang menyuguhkan alat transportasi non mesin dari beberapa Negara mulai dari delman, becak , andong hingga perahu. Eits tunggu dulu meski musium angkot namanya tapi sejujurnya tempat wisata ini gak nyuguhin kendaraan aja tapi yang bisa bikin kita ngiler ini adalah miniature kota yang ada didalamnya.


Bukan hanya satu atau dua tapi mungkin enam atau bahkan lebih. Keluar dari lantai dua museum angkut ndetraveller kita bakal disuguhin dengan miniature kota Batavia jaman dulu, kayak stasiun kota batavia, rumah makan jaman dulu lalu  koleksi mobil antik dan tentara perang yang siap buat objek foto kita. Masih ada lagi setelah keluar dari koleksi mobil kita bakalan menyaksikan kota Broadway di Amerika. Broadway seperti namanya ada banyak obyek yang bisa dijadikan tempat eksis untuk instagram seperti penjara  dan bioskop yang didesign unik banget bahkan jalannya aja keyen bener.

Setelah dari broadway jangan disangka kita bakal menemukan jalan keluar malahan kita disiapin pemandangan ala eropa, ketika masuk jalur selanjutnya kota Italia siap menunggu untuk diabadikan dengan kafe-kafe khas venesia di samping kiri serta 4 buah skuter jadul yang siap dinaiki dan bikin ngiler kalau gak ambil foto disana bahkan sang gladiator  nongol jadi patung disitu.


Jalan dikit ketemu lagi sama miniature Eiffel dengan kafe roti disampingnya dan toko bunga, amajing!!.rasanya kaki sudah tak mampu jalan namun didepan terlihat deretan pertokoan dan dua patung raksasa mirip pengawal inggris berdiri tegak di tembok, tentu saja kita ambil gambar dunk. Gak tahunya setelah ambil foto deket pengawal inggris, didepan kami telah disajikan istana buckingham alah-alah kok banyak banget tempat fotonya. Untuk sekali lagi ini bukan akhir perjalanan museum angkut lho jalan dikit lagi ke sebelah kiri disajikan mobil alam yang diselimuti dengan rerumputan gemuk menutupi badan mobil dan jalan sedikit saja kita memasuki istana ratu inggris.
  Gede banget istanane reg banyak lukisan terpajang dengan langit-langit yang tinggi nan indah dan wahana bermain anak-anak ditengahnya serta kursi ratu inggris dan disebelahnya kita dapat duduk dan mengabadikan kenarsisan masing-masing. Bukan itu aja setelahnya kita disediakan miniature Hollywood, Masya Allah kayak gak ada habisnya jalan-jalan kali ini.

 Patung hulk juga udah menanti buat difoto dan tulisan hollywood pun tak mau kalah buat disejarahkan. Keluar dari sana kita bakal melewati lorong seakan kita menaiki kereta api dan mobil antik serta suasana khas las vegas gak mau kalah buat difotoin hingga akhirnya aku pun menemukan jalan pulang alias exit yang sesungguhnya. Diluar ndetraveller pasar apung pun sudah menanti dengan perahu yang siap dinaiki dengan kiri kanannya yang berisi restoran bak kota-kota di thailand.


Capek mbak bro! bu bro! capeknya tuh di sini!dikaki!bagaimana tidak capek kalau kita sampai museum angkut jam 12.30 dan keluar jam 18.00 waw banget to. oh ya lupa ngasih tahu kalau mau bawa kamera harus bayar lagi sekitar 35ribu selain museum angkut juga ada museum topeng disana dan tentunya ada tiket masuk untuk museum ini. Ada juga wahana baru mirip pesawat gitu dalam besar yang sama kayak pesawat aslinya tapi belum jadi waktu kami kesana,kemungkinan tahun depan kelar kayaknya.


Saranku sih kalau mau ke museum angkut bawa makanan atau kalau tidak makan dulu yang pasti tidak cukup kalau hanya sejam atau dua jam. Pastilah kalian bakal  sangat puas bahkan pengen tinggal lama disana, museum ini emang masih baru kalau tidak salah pembukaannya masih tahun 2014 tapi banyak juga wisatawannya. Bukan hanya cerita biasa atau wahana biasa tapi luar biasa indahnya museum ini dan luas. Tak ada satu sisipun yang tidak indah untuk diabadikan di museum angkut bak surganya kota batu.

Hanya satu kata yang bisa digambarkan disana yakni WAW, aku kesana waktu hujan tapi indahnya gak hilang tambah kalau pas gak hujan mungkin gak berhenti memfoto. File fotoku saja udah sampai 500 foto gila gak padahal cuman satu tempat jadi kalau mau jalan-jalan cobalah museum angkot regh.

Salam gadis desa, kita ketemu di perjalanan petualangan lainnya


Wassalamu’alaikum Wr Wb

Istana Gebang


Assalamu’alaikum Wr Wb ndetraveller
Ini jelas bukan museum angkut ndetraveller.Ini tempat sejarah bagi kita semua, bagi kalian para generasi muda dan bagi kalian para saksi sejarah bangsa.


Soekarno nama yang besar dengan mimpinya yang besar, suaranya lantang dan tekadnya kuat bak ombak menghadang nelayan. Beliau memang tidak lahir di Blitar namn petilasannya tertanam di kota kecil ini. Si kecil Soekarno memiliki ibu yang berasal dari bali dengan sang ayah yang berasal dari keluarga mampu serta seorang kakak perempuan bernama ibu Wardoyo. Istana gebang merupakan satu diantara ratusan peninggalan bung kano sapaan Soekarno ketika dewasa. Istana Gebang adalah saksi bungkam keluarga Soekarno

Kalau kalian berasal dari luar Blitar untuk menuju istana ini tidak dapat dijangkau dengan angkutan umum kayak bis ataupun angkot karena tempatnya yang masuk daerah perumahan so kalau mau kesana dari arah stasiun  kereta api tau terminal mending naik becak.  Istana ini masih dalam lingkungan kota blitar tepatnya di daerah Gebang meski tidak jauh jangan coba-coba jalan kaki, bisa-bisa ndetraveller keju (bahasa jawanya). Kalau aku dan sigadis desa Iis memilih naik sepeda othel kesana, kami ini pecinta lingkungan (modus hemat aslinya).

Ketika kalian tiba di depan istana gebang kita akan disambut patung bung karno seakan menyambut kita para tamunya untuk singgah ke rumah beliau. Rumah seluas kurang lebih satu  hektar itu tetep kokoh meski termakan jaman. Hal yang paling menyenangkan dari istana ini adalah tiket masuknya gratis mbak bro , kami makhluk ekonomis men meski udah dapet penghasilan sendiri tetep ja konsep hidup hemat harus dimiliki heheheh…..Selain itu bebas foto-foto nah yang ini mbak dwik pengen banget banget narsisnya.

Ada juga mbak-mbak cantik yag akan mengantarkan kita dan memberi penjelasan tentang sejarah rumah  orang tua bumg karno ini. Berjalan di teras bung Karno kita akan dipertontonkan lukisan bung karno serta seretetan kursi yang ditata apik dan ketika berjalan masuk ke rumah terdapat beberapa kamar yang masih terawat dan bersih.  Ada 4 kamar tidur di istana ini, dari 4 kamar hanya satu kamar yang memiliki kamar mandi di dalam yang mana merupakan kamar orang tua bung Karno. Umumnya setiap kamar ada wastafel , lemari dan tentu saja ranjang yang sejak  dulu tak berubah namun kalau kamar perempuannya lebih banyak ada cerminnya, eleh eleh jaman dulu atau sekarang untuk soal dandan kayaknya sama pentingnya bagi kaum kite ye.



Bung karno terakhir kali berkunjung ke rumah ini pada awal tahun 1965. Lepas dari kamar tidur, jalan kedalam lagi kita udah disajikan ruang keluarga. Haduh kalau udah disini gak pengen keluar rasanya karena banyak banget foto keluarga soekarno yang menyimpan kenangan masa lalu. Terdapat foto istri-istri bung karno yang dipajang di dinding ruangan. Istri-istri bung karno yang aku sebutkan tadi tentunya diantarnya adalah ibu Fatmawati  dan ibu ratnasari dewi bahkan ada juga foto pernikahan putra bung karno yaitu bapak guruh. Ibu ratnasari dewi  memiliki putri bernama kartika, cantik sekali maklum masih keturunan jepang.




Si gadis desa iis betah banget di ruangan ini karena kalau buat foto seakan berada di jaman dulu padahal gak juga, maklum gadis desa hahaah sorry dedek bercanda ya. Dari semua lukisan dan foto di ruangan ini ada dua gambar yang bikin menarik!! pertama gambar pak karno yang sedang menunjuk kalau kita jalan kemanapun di ruangan ini seakan telunjuknya mengarah pada kita bahkan foto bung karnopun juga seakan melihat gerak kita disekitar rumah beliau. Tapi ada satu guci yang menurut kami bagus biut, emang sih kita bukan kolektor guci cuman emang guci ini bagus men.




Setelah dari ruang tengah agak ke belakang ada meja pertemuan dengan suguhan gamelan disisi pojok  ruangan yang memang biasanya dimainkan untuk mengiringi perjamuan. Diruangan yang lain kita bakal ketemu dengan  ruang masak. Di dalam ruangan ini terdapt lemari untuk penyimpanan barang pecah belah, toples, kotak beras, wajan besar yang dulu digunakan untuk pembuatan minyak kelapa hasil dari kebun kelapa ayahanda bung karno di desa Jiwut, Nglegok kota Blitar. Kita juga melihat sepeda onthel untuk olahraga kebugaran oleh-oleh bung karno untuk kakaknya ketika berkunjung ke Cina. Selain itu ada tulisan dalam huruf Jepang oleh ibu ratnasari dewi tanggal 10 November 1985 yang berisi doa-doa untuk bung karno. Ada juga sumur tua tapi bagiku kalau sumur dimana-mana juga sama jadi kita skip aja oke.


Disana banyak lukisan bung karno cuman besarnya lumayan. Keluar dari rumah beliau kita akan menemukan pelataran belakang yang cukup hijau karena dihiasi tanaman hijau serta mobil tua terparkir unyu disana sebuah mersedes type 190 terdiam.  Sebuah balai kesenian indah dibangun disampingnya dengan gamelan yang lengkap tertata rapi disisi utara bangunan. Oh my god gak bisa bayangin sekaya apa keluarga ini dahulunya bahkan menurutku rumah mereka cerminan suasana keluarga dulunya seperti apa yakni damai, menghibur dan berkecukupan. Ruangan balai kesenian ini juga kadang dipakai masyarakat umum untuk mengadakan acara pertemuan maupun acara music. Banyak banget yang bisa diajarkan sejarah dari rumah ini, we love history.








Sekian dulu perjalanan dari kami, salam gadis desa

Wassalamu’ alaikum Wr Wb